Main Article Content

Abstract

Setiap proses kegiatan yang memiliki hubungan dengan aktivitas kegiatan dengan pihak lain selalu memiliki risiko terhadap pencapain kinerja dari kegiatan tersebut sehingga diperlukan upaya untuk mengenali setiap risiko yang muncul sehingga dapat dilakukan upaya mitigasi dari setiap risiko tersebut melalui identifikasi risiko dan mitigasi pasa stiap rantai pasok kegiatan usaha.  Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko rantai pasok susu sapi perah beserta rancangan mitigasi risiko rantai pasoknya sehingga diharapkan dapat memberikan informasi memberikan data dan informasi mengenai risiko pada aktifitas rantai pasok susu sapi perah dan strategi mitigasi risiko dalam upaya mengurangi atau meminimalkan dampak risiko yang ditimbulkan.  Metode penelitian yang digunakan pada kegiatan ini dilakukan secara deskriptif melalui aktivitas pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara, kuisioner, dan dokumentasi kepada pihak yang berkaitan dengan aliran rantai pasok susu sapi perah, selanjutnya metode pengolahan data menggunakan Model Supply-Chain Operations Reference dan House of Risk yang terdiri dari 2 fase.  Pengguaan Model Supply-Chain Operations Reference dilakukan untuk memudahkan dalam mengidentifikasi risiko pada setiap aktifitas rantai pasok susu sapi perah yang kemudian menjadi input bagi House of Risk fase 1, selanjutnya dilakukan pengukuran tingkat keparahan (Severity), tingkat kemunculan (Occurance) serta perhitungan nilai Agregate Risk Potential. House of Risk fase 2 yaitu penanganan/ mitigasi risiko. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil bahwa terdapat 12 kejadian risiko dan 19 agen risiko pada supplier, 11 kejadian risiko dan 12 agen risiko pada proses manufactur. Terdapat 10 aksi mitigasi risiko pada pihak supplier dan 6 aksi mitigasi pada pihak manufactur yang dapat digunakan sehingga diharapkan dapat membantu proses mitigasi risiko pada rantai pasok susu sapi perah.

Keywords

Failure Mode and Effect Analysi House of Risk Mitigasi Rantai Pasok Risiko Supply-Chain Operations Reference

Article Details

References

[1] H. Aini, M. Syamsun, and A. Setiawan, “Risiko rantai pasok kakao di Indonesia dengan metode analytic network process dan failure mode effect analysis terintegrasi,” J. Manaj. Agribisnis, vol. 11, no. 3, pp. 209–219, 2014.
[2] L. E. Farhana, N. D. Senjawati, and H. H. Utami, “ANALISIS DAN MITIGASI RISIKO RANTAI PASOK KAKAO DI GRIYA COKELAT NGLANGGERAN GUNUNGKIDUL YOGYAKARTA,” J. Din. Sos. Ekon., vol. 20, no. 1, pp. 55–64, 2020.
[3] A. Ikhwana, “Supply chain management of coffee commodities,” in The 3rd Annual Applied Science and Engineering Conference (AASEC 2018), 2018.
[4] O. Arifudin, U. Wahrudin, and F. D. Rusmana, Manajemen Risiko. Penerbit Widina, 2020.
[5] E. Rizqiah, “Manajemen Risiko Supply Chain dengan Mempertimbangkan Kepentingan Stakeholder Pada Industri Gula.” Institut Teknologi Sepuluh Nopember, 2017.
[6] K. Muhammad, “Pengembangan Quality Improvement Matrix Untuk Perbaikan Kualitas Yang Efektif.” Institut Teknologi Sepuluh Nopember, 2018.
[7] N. N. Wafi, “Identifikasi Dan Strategi Mitigasi Risiko Rantai Pasok Komoditas Kakao Menggunakan Metode Fuzzy-House Of Risk (Fuzzy-Hor)(Studi Kasus Di PT. Kampung Coklat Blitar).” Universitas Brawijaya, 2017.
[8] E. N. Hayati and M. W. Fitriyah, “Penerapan E-Supply Chain Management Pada Industri (Studi Kasus Pada PT Maitland-Smith Indonesia),” J. Ilm. Din. Tek., 2015.
[9] E. V. Budiman, “Evaluasi Kinerja Supply Chain pada UD. Maju Jaya di Desa Tiwoho Kabupaten Minahasa Utara,” J. EMBA J. Ris. Ekon. Manajemen, Bisnis dan Akunt., vol. 1, no. 4, 2013.
[10] M. N. Sholeh and M. A. Wibowo, “Aplikasi rantai pasok: Pengadaan material konstruksi antar pulau,” 2015.
[11] A. Nurhayati, A. Yustiati, and T. Herawati, “An integrated supply chain management based nila nirwarna (Oreochromis niloticus) seed market institution,” J. Perikan. Univ. Gadjah Mada, vol. 21, no. 2, pp. 65–72, 2019.
[12] A. I. S. Tjaja, D. R. Sekartyasto, and A. Imran, “Meminimasi Risiko pada Rantai Pasok Menggunakan Kerangka Kerja Suplly Chain Risk Management di PT. Adhi Chandra Dwiutama,” Rekayasa Hijau J. Teknol. Ramah Lingkung., vol. 3, no. 1, 2019.
[13] I. N. Pujawan and E. R. Mahendrawathi, “Supply chain management Surabaya: Guna Widya,” 2010.