Isi Artikel Utama

Abstrak

Kualitas merupakan perspektif konsumen terhadap produk tentang keseluruhan aspek yang dibutuhkan konsumen salah satunya, yaitu bebas dari kecacatan produk. Tingkat kecacatan produk sweater di Konveksi Rajut Garut masih melebihi batas yang ditentukan sehingga perlu dilakukan kajian mengenai pengendalian kualitas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis cacat dan faktor yang menyebabkan terjadinya cacat pada produk sweater, serta merancang perbaikan sehingga dapat meminimasi tingkat kecacatan. Pendekatan yang digunakan memanfaatkan tahapan define, measure, analyze, improve, dan control (DMAIC) pada metode Six Sigma, serta dielaborasikan dengan alat pengendali kualitas. Hasil penelitian menunjukkan hasil pengukuran terhadap jenis cacat sweater yang banyak ditemui, yaitu jenis cacat noda. Selanjutnya dilakukan analisis menggunakan diagram sebab akibat terhadap jenis cacat noda sehingga diperoleh beberapa faktor, serta dilakukan pengukuran risiko kegagalan tiap faktor yang teridentifikasi dan hasilnya faktor material dengan potensi bahan baku kotor dengan risk priority number (RPN) terbesar. Sementara itu, dilakukan analisis lebih lanjut terhadap potensi risiko kegagalan terbesar sehingga diperoleh rencana perbaikannya dalam mengurangi tingkat kecacatan pada produk sweater dengan menambahkan alat pembersih benang yang akan diproses, serta penyusunan SOP dalam menggunakan alat bantu pembersih benang pada mesin rajut. Adapun hasil penerapan perbaikan yang telah dilakukan terbukti mampu mereduksi tingkat kecacatan pada produk sweater sebesar 4,37%.

Kata Kunci

Quality, Six Sigma, DMAIC, Risk Priority Number, Sweater Kualitas, Six Sigma, DMAIC, Risk Priority Number, Sweater

Rincian Artikel

References

Read More