Isi Artikel Utama

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan rencana pengendalian keselamatan dan kesehatan kerja di CV. Sinar Brahma Rasid Garut. Penyamakan kulit sapi adalah proses yang berpotensi menimbulkan berbagai bahaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) bagi pekerja dan lingkungan. CV. Sinar Brahma Rasid adalah perusahaan yang bergerak dibidang penyamakan kulit sapi, kambing, dan domba dengan memakai berbagai metode penyamakan seperti minireal, nabati, alami, sintetis, minyak, atau kombinasi. Untuk mencegah dan mengurangi resiko k3, perusahaan ini menerapkan metode hirarc (Hazard Identification, Risk Assessment, & Risk Control)  HIRARC dan 5W1H (What, Why, Where, Who,dan How) dalam perencanaan pengendalian resiko K3. Metode HIRARC digunakan untuk mengidetifikasi bahaya yang terkait dengan setiap tahapan proses penyamakan kulit sapi, kambing, dan domba. Metode 5W1H digunakan untuk menjelaskan secara rinci apa yang harus dilakukan, mengapa harus dilakukan, dimana harus dilakukan, kapan harus dilakukan, siapa yang harus bertanggung jawab, dan bagaimana cara melakukannya dalam pengendalian resiko k3. Dengan menggunakan metode HIRARC dan 5W1H, CV. Brahma Rasid dapat meningkatkan kinerja k3 dengan meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja, kerugian ekonomis dan non-ekonomis, serta dampak negatif terhadap lingkungan. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat resiko bahaya yang paling dominan yaitu dengan nilai persentase tinggkat Tinggi sebesar 67% atau sebanyak 8 resiko bahaya, persentase tinggkat Extrim sebesar 21% atau sebanyak 3 resiko bahaya, persentase tingkat sedang sebesar 12% atau sebanyak 5 resiko bahaya.

Kata Kunci

Penyamakan Kulit Hazard Identification Risk Assessment Risk Control 5W1H Penyamakan Kulit Hazard Identification Risk Assessment Risk Control 5W1H

Rincian Artikel

References

Read More