Isi Artikel Utama

Abstrak

Kejadian banjir di seluruh dunia cenderung meningkat. Berdasarkan data BNPB peristiwa banjir di Indonesia menjadi salah satu bencana dengan kejadian tertinggi. Bencana banjir banyak terjadi di kota-kota besar Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Samarinda, dan Semarang. Politeknik PU merupakan kampus yang terletak di Kota Semarang dan merupakan daerah rawan banjir karena berada di dataran rendah. Untuk mengurangi potensi banjir di kampus Politeknik PU dilakukan upaya pengendalian limpasan hujan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pengendalian limpasan air hujan melalui pembuatan sumur resapan di kawasan rusun mahasiswa (rusun) pada kampus 2 Politeknik PU. Penelitian dilakukan dengan melakukan analisis debit limpasan pada kawasan rusun dan uji permeabilitas tanah pada area tersebut. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari hasil pengukuran permeabilitas tanah sedangkan data sekunder yang digunakan meliputi data curah hujan, master plan drainase dan peta Digital Elevation Model (DEMNAS). Berdasarkan penelitian, diperoleh hasil pengukuran nilai permeabilitas tanah di kawasan rusun Politeknik PU memiliki nilai 0,029-1,680 cm/jam, termasuk dalam permeabilitas rendah. Hasil uji permeabilitas tanah dan geolistrik menunjukkan kondisi tanah pada lokasi penelitian berupa tanah jenuh air sehingga sulit untuk meresapkan air ke dalam tanah. Analisis kapasitas sumur resapan dengan menggunakan nilai permeabilitas 0,029 cm/jam diperlukan sumur resapan sebanyak 38.217 buah, sedangkan perhitungan dengan nilai permeabilitas 1,680 cm/jam diperlukan sumur resapan sebanyak 660 buah. Jumlah kebutuhan sumur resapan dapat berkurang dengan memperhitungkan volume tampungan dan pola operasi embung yang terdapat pada kawasan rusun mahasiswa kampus 2 Politeknik PU. Kondisi lokasi penelitian yang relatif jenuh air dan memiliki permeabilitas rendah menyebabkan air sulit meresap sehingga perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mencari alternatif lain yang lebih sesuai guna diterapkan pada area tersebut.

Kata Kunci

Banjir; Debit limpasan; Semarang; Sumur resapan; Politeknik PU

Rincian Artikel

Cara Mengutip
[1]
W. Herwindo, I. S. Bumi, S. Suhardi, S. Bahri, dan A. Patiroi, “Pengendalian Limpasan Air Hujan di Rusun Mahasiswa Kampus 2 Politeknik PU Semarang”, Jurnal Konstruksi, vol. 21, no. 1, hlm. 89-96, Mei 2023.

Referensi

[1] N. Eingrüber and W. Korres, “Climate change simulation and trend analysis of extreme precipitation and floods in the mesoscale Rur catchment in western Germany until 2099 using Statistical Downscaling Model (SDSM) and the Soil & Water Assessment Tool (SWAT model),” Science of The Total Environment, vol. 838, p. 155775, Sep. 2022, doi: 10.1016/j.scitotenv.2022.155775.
[2] P. Berg, C. Moseley, and J. O. Haerter, “Strong increase in convective precipitation in response to higher temperatures,” Nature Geosci, vol. 6, no. 3, pp. 181–185, Mar. 2013, doi: 10.1038/ngeo1731.
[3] A. Rosyidie, “Banjir: Fakta dan Dampaknya, Serta Pengaruh dari Perubahan Guna Lahan,” jrcp, vol. 24, no. 3, p. 241, Dec. 2013, doi: 10.5614/jpwk.2013.24.3.1.
[4] S. N. Qodriyatun, “Bencana Banjir: Pengawasan dan Pengendalian Pemanfaatan Ruang Berdasarkan UU Penataan Ruang dan RUU Cipta Kerja,” aspirasi, vol. 11, no. 1, pp. 29–42, Jun. 2020, doi: 10.46807/aspirasi.v11i1.1590.
[5] W. M. Putuhena and S. Ginting, “PENGEMBANGAN MODEL BANJIR JAKARTA,” vol. 4.
[6] A. Wahyuningtyas, J. E. Pahlevari, S. Darsono, H. Budieny, and J. Soedarto, “PENGENDALIAN BANJIR SUNGAI BRINGIN SEMARANG,” vol. 6, 2017.
[7] D. Oleh, “Kajian Efektifitas Pengendalian Banjir di DAS Garang”.
[8] Department of Civil Engineering Sultan Agung Islamic University, Jl. Raya Kaligawe Km. 4, Semarang, INDONESIA., H. P. Adi, S. I. Wahyudi, and Department of Civil Engineering Sultan Agung Islamic University, Jl. Raya Kaligawe Km. 4, Semarang, INDONESIA., “Tidal Flood Handling through Community Participation in Drainage Management System (A case study of the first water board in Indonesia),” IJIE, vol. 10, no. 2, May 2018, doi: 10.30880/ijie.2018.10.02.004.
[9] D. P. Putra, H. Nugroho, and J. Soedarto, “PERENCANAAN NORMALISASI SUNGAI BERINGIN DI KOTA SEMARANG”.
[10] M. Juliandari, “EFEKTIVITAS LUBANG RESAPAN BIOPORI TERHADAP LAJU RESAPAN (INFILTRASI),” JTLLB, vol. 1, no. 1, Sep. 2013, doi: 10.26418/jtllb.v1i1.3441.
[11] D. Harisuseno, S. Wahyuni, and Y. Dwirani, “Penentuan Formulasi Empiris Yang Sesuai Untuk Mengestimasi Kurva Intensitas Durasi Frekuensi,” pengairan, vol. 11, no. 1, pp. 47–60, May 2020, doi: 10.21776/ub.pengairan.2020.011.01.06.
[12] A. Farida and V. T. Aryuni, “ANALISIS LIMPASAN PERMUKAAN DI SEKITAR KAMPUS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SORONG KOTA SORONG,” vol. 12, 2020.
[13] U. S. Lestari, “Kajian Metode Empiris Untuk Menghitung Debit Banjir Sungai Negara Di Ruas Kecamatan Sungai Pandan (Alabio),” POROSTEKNIK, vol. 8, no. 2, p. 86, Jan. 1970, doi: 10.31961/porosteknik.v8i2.373.
[14] Badan Standarisasi Nasional, “SNI 03 2453 2002 Tata Cara Perencanaan Sumur Resapan Air Hujan untuk Lahan Pekarangan.” Badan Standarisasi Nasional, 2002.
[15] K. Iriani and A. Gunawan, “PERENCANAAN SUMUR RESAPAN AIR HUJAN UNTUK KONSERVASI AIR TANAH DI DAERAH PERMUKIMAN (STUDI KASUS DI PERUMAHAN RT. II, III, DAN IV PERUMNAS LINGKAR TIMUR BENGKULU),” 2013.
[16] M. Imamuddin and B. A. Hanif, “PENGGUNAAN METODE FALLING HEAD DALAM MENENTUKAN DAYA SERAP AIR UNTUK MEREDUKSI GENANGAN DI KAMPUS FT-UMJ”.
[17] M. Muntaha, “42Pemodelan Infiltrasi Air ke Dalam Tanah dengan Alat ”Kolom Infiltrasi” untuk Menghitung Koefisien Permeabilitas Tanah Tidak Jenuh (kw),” JITS, vol. 8, no. 1, p. 35, Feb. 2010, doi: 10.12962/j12345678.v8i1.2732.
[18] N. Penhen, T. M. Hartati, and E. Ladjinga, “Penentuan Laju Infiltrasi dan Permeabilitas Tanah Pada Beberapa Penggunaan Lahan di Kelurahan Jambula,” Prosiding Seminar Nasional Agribisnis 2022, vol. 2, no. 1, 2022.
[19] D. Mulyono, “ANALISIS KARAKTERISTIK CURAH HUJAN DI WILAYAH KABUPATEN GARUT SELATAN,” Jurnal Konstruksi, vol. 12, no. 1, Apr. 2016, doi: 10.33364/konstruksi/v.12-1.274.
[20] A. Samaawa and M. P. Hadi, “ESTIMASI DEBIT PUNCAK BERDASARKAN BEBERAPA METODE PENENTUAN KOEFISIEN LIMPASAN DI SUB DAS KEDUNG GONG, KABUPATEN KULONPROGO, YOGYAKARTA”.