Isi Artikel Utama

Abstrak

Jembatan fly over jalan alternatif Kadungora-Leles ini merupakan jembatan pertama di Kabupaten Garut yang menggunakan steel box girder sebagai gelagarnya. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk melakukan analisis terhadap struktur gelagar steel box girder pada jembatan ini. Metode yang digunakan dalam analisis struktur gelagar jembatan ini adalah metode Allowable Stress Design. Analisis ini menganggap tegangan yang terjadi akibat beban layan yang dihitung berdasarkan teori elastis balok lentur, tidak melebihi tegangan izin yang ditetapkan. Tegangan izin ditetapkan sebagai kuat ultimate atau kuat leleh baja yang dibagi dengan faktor keamanan. Pembebanan jembatan mengacu pada SNI 1725:2016, sedangkan untuk analisis sambungan baut menggunakan RSNI T-03-2005. Dari hasil analisis diperoleh, struktur gelagar jembatan steel box girder mengalami tegangan tarik sebesar 1801,41 kg/cm2, mengalami lendutan sebesar 101,991 mm. Setelah dilakukan analisis pada sambungan gelagar, didapatkan bahwa pelat sambung flens bagian bawah memiliki kapasitas geser-leleh sebesar 9135000 N, pelat sambung web memiliki kapasitas geser-leleh sebesar . Pelat sambung flens bagian bawah memiliki jumlah baut sebanyak 72 buah (24 mm), sedangkan menurut hasil analisis hanya dibutuhkan 31 buah baut. Konfigurasi baut pada pelat sambung web memiliki kapasitas geser 11928,992 kN, sedangkan gaya geser yang harus dipikul sebesar  421,933 Kn.

Kata Kunci

Fly over Gelagar Steel Box Girder Fly over Gelagar Steel Box Girder

Rincian Artikel

Cara Mengutip
[1]
E. Walujodjati dan S. Sauri Al Qurthubi, “Analisis Struktur Gelagar Jembatan Steel Box Girder Tipe Komposit Baja-Beton: Studi Kasus : Jembatan Fly Over Jalan Alternatif Kadungora-Leles”, Jurnal Konstruksi, vol. 21, no. 2, hlm. 156–165, Okt 2023.

References

Read More