Isi Artikel Utama

Abstrak

Salah satu jenis konstruksi adalah konstruksi gedung suatu infrastruktur penting dalam kehidupan manusia dan banyak dipakai di seluruh dunia. Konstruksi gedung dapat dipakai untuk berbagai aktivitas, seperti kediaman, perkantoran, pusat perbelanjaan, serta semacamnya. Karena itu, teknologi yang dapat membantu membuat rencana gedung menjadi lebih mudah dan saling terhubung diperlukan, yaitu perhitungan analisa struktur gedung ini menggunakan cara elemen hingga.(Finite.Element.Method). Hitungan evaluasi juga mengacu kepada SNI`1726,1727, dan 2847:2019. Hitungan beban mencakup beban angin, gempa, mati, dan beban`hidup. Struktur atas dan bawah adalah komponen struktur yang di analisis. Hasil dari perhitungan evaluasi bahwa struktur beton mampu menahan beban- beban yang di berikan, di lihat dari kolom dimensi 600 x 600 yang mana momen yang bekerja pada kolom tersebut sebesar 171 kNm sedangkan momen yang mampu di tahan oleh kolom tersebut sebesar 496.7 kNm dengan ratio 0.346, sehingga dapat di katakan struktur tersebut sangat aman, tetapi dari sisi efisiensi material yang di gunakan kolom tersebut dapat di katakan boros.

Kata Kunci

Evaluasi Struktur Finite Element Method SNI-1726:2019 SNI-1726:1727 SNI 2847:2019

Rincian Artikel

Cara Mengutip
[1]
R. Pratama dan E. Walujodjati, “Evaluasi Perilaku Struktur Gedung Beton Bertulang dengan Metode Elemen Hingga Proyek Pembangunan Banten Islamic Center”, Jurnal Konstruksi, vol. 21, no. 2, hlm. 187-195, Okt 2023.

Referensi

[1] L. I. Septiliandri, “Perencanaan Hotel 7 Lantai Berbasis Metode Building Information Modelling Menggunakan Software Tekla Structure Dan Tekla Structural Designer,” pp. 5–40, 2019.
[2] J. I. Kadir, M. Muhammad, S. Tudjono, and H. Himawan, “Evaluasi Desain Struktur Gedung Training Centre II,” J. Karya Tek. Sipil, vol. 6, no. 1, pp. 428–437, 2017, [Online]. Available: http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jktsTelp.:
[3] Y. J. Ganindyatama, R. Waluyo, S. Aditama, K. Aidon, F. Teknik, and U. P. Raya, “Perancangan Model Struktur Bangunan Ruko Bertingkat di Lahan Gambut Menggunakan Metode Building Information Modelling,” vol. 1, no. 1, pp. 67–73, 2023.
[4] M. Gunawan, “Penerapan Building Information Modelling (Bim) Pada Proyek Pasar Soreang Kabupaten Bandung,” J. Student Tek. Sipil, vol. 3, no. 2, pp. 407–420, 2021, doi: 10.37150/jsts.v3i2.1655.
[5] I. A. Nur Prasetyo, T. Rochman, and W. Wahiddin, “Perencanaan Dan Pemodelan 3D Struktur Gedung Co-Working Space 4 Lantai Soekarno Hatta Kota Malang Berbasis Building Information Modeling (Bim),” J. JOS-MRK, vol. 2, no. 1, pp. 78–84, 2021, doi: 10.55404/jos-mrk.2021.02.01.78-84.
[6] N. Sabina and C. A. Makarim, “Proses Analisa Dinding Galian Basement 7 Lantai Dengan Metode Elemen Hingga,” JMTS J. Mitra Tek. Sipil, vol. 3, no. 1, p. 49, 2020, doi: 10.24912/jmts.v3i1.6980.
[7] A. Sciegaj, F. Larsson, K. Lundgren, F. Nilenius, and K. Runesson, “Two-scale finite element modelling of reinforced concrete structures: Effective response and subscale fracture development,” Int. J. Numer. Methods Eng., vol. 114, no. 10, pp. 1074–1102, 2018, doi: 10.1002/nme.5776.
[8] Z. Nursyifa and E. Walujodjati, “Analisis Kolom Beton Bertulang Baja Ringan,” J. Konstr., vol. 19, no. 2, pp. 318–329, 2022, doi: 10.33364/konstruksi/v.19-2.922.
[9] PPIUG, “Peraturan-Pembebanan-Indonesia-1983.” pp. 3–32, 1983.
[10] Sni 1726:2019, “Sni 1726:2019,” Tata Cara Perenc. Ketahanan Gempa Untuk Strukt. Bangunan Gedung dan Non Gedung, no. 8, p. 254, 2019.
[11] BSN, “Beban desain minimum dan Kriteria terkait untuk bangunan gedung dan struktur lain,” Badan Standarisasi Nas. 17272020, no. 8, pp. 1–336, 2020.
[12] SNI 2847, “Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung,” Standar Nas. Indones., no. 8, p. 720, 2019.