Isi Artikel Utama

Abstrak

Air bersih adalah sumber utama dikalangan masyarakat. Namun tidak semua daerah memiliki ketersediaan air bersih yang cukup contohnya Kampung Pangkalan dan Kampung Pasir Mukti yang terletak di Desa Tenjowaringin. Dalam penelitian ini dilakukan perencanaan ketersediaan air bersih untuk masyarakat kampung Pangkalan dan kampung Pasir Mukti, mata air yang digunakan pada perencanaan yaitu mata air Cipeuti yang sumber air nya sama sekali belum dimanfaatkan. Metode yang digunakan untuk mengetahui jumlah debit yaitu metode volumethic method dengan cara menampung sumber mata air, kemudian air dinaikkan ke reservoir distribusi dengan menggunakan pompa, selanjutnya air didistribusikan dengan sistem gravitasi. Namun, metode yang nantinya akan digunakan untuk distribusi air bersih direncanakan dengan menggunakan bantuan software Epanet 2.2. Hasil analisis kebutuhan air sampai tahun rencana 2033 diperoleh jumlah penduduk yaitu 474 jiwa menggunakan metode geometrik, untuk debit air sebesar 13140 lt/hari (0,16 lt/det) dengan ketersediaan air Cipeuti sampai tahun 2033 yaitu 0,17 lt/det. Hasil dari perhitungan bahwa ketersediaan air bersih Cipeuti dapat memenuhi kebutuhan air untuk masyarakat kampung Pangkalan dan kampung Pasir Mukti. Untuk dimensi bak penampungan yang digunakan yaitu 2,5 m x 2,5 m x 3 m dan dimensi reservoir yang direncanakan yaitu 2,5 m x 2,5 m x 3,5 m, jenis pipa yang digunakan yaitu pipa HDPE yang dimana nilai dari koefisien pipa menggunakan nilai Hazen Williams yang nantinya diaplikasikan dalam aplikasi Epanet 2.2 untuk pendistribusian perpipaan.

Kata Kunci

Air Bersih Distribusi Air Epanet 2.2 Perencanaan Air Bersih Distribusi Air Epanet 2.2 Perencanaan

Rincian Artikel

Cara Mengutip
[1]
D. R. Kusumah, S. Permana, dan A. N. Hantari, “Perencanaan Sistem Penyediaan Air Bersih Mukti Desa Tenjowaringin Kabupaten Tasikmalaya”, Jurnal Konstruksi, vol. 21, no. 2, hlm. 196–206, Okt 2023.

References

Read More