Isi Artikel Utama

Abstrak

TPA Pasir Bajing merupakan satu-satunya TPA dengan sistem Sanitary Landfill yang ada di Kabupaten Garut. Beban TPA yang semakin bertambah seiring dengan pertumbuhan penduduk menyebabkan kelayakan TPA Pasir Bajing menarik untuk di kaji. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan teknis TPA Pasir Bajing dan mengevalusi kelayakan bangunan penahan sampah pada sistem Sanitary Landfill di TPA Pasir Bajing. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif evaluative. Data yang diperoleh langsung melalui survei lapangan. Kelayakan teknis TPA dianalisis berdasarkan SNI-03-3241-1994, sedangkan kelayan bangunan penahan sampah dianalisis dengan SNI 03-6154-1999. Hasil penelitian menunjukan bahawa TPA Pasir Bajing secara teknis belum sepenuhnya memenuhi kelayakan sesuai dengan SNI-03-3241-1994 karena belum adanya sumur pantau, bangunan pengumpul lindi, drainase belum efektif serta jembatan timbang baru dibangun. Hasil evaluasi terhadap banguanan penahan sampah menunjukan bahwa secara dimensi sudah memenuhi kriteria SNI. Berdasarkan perhitungan kapasitas bangunan penahan sampah tersebut mampu menampung sampah selama 2 tahun ke depan, akan tetapi dari segi kekuatan belum sesuai dikarenakan tinggi tanggul dan tinggi penahan tanggul atau bronjong tidak sesuai dengan ukuran kekuatan untuk menahan tanggul bila ada guncangan atau longsor.

Kata Kunci

Kelayakan Bangunan Sanitary Landfill Bronjong Lindi Tanggul

Rincian Artikel

Cara Mengutip
[1]
A. Susetyaningsih dan N. R. Harsi, “Evaluasi Kelayakan Bangunan Penahan Sampah Pada Sistem Sanitary Landfill di TPA Pasir Bajing Kabupaten Garut”, Jurnal Konstruksi, vol. 22, no. 1, Mei 2024.

Referensi

Cindy, “perencanaan TPA Sanitary Landfill di Kecamatan Esang Kabupaten Kepulauan Talaut Sulawesi Utara,” 2022, [Online]. Available: https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/tekno/article/view/44184.

[2] D. (9) Yonada, “Apa Yang Dimaksud Sanitary Landfill.,” 2018. https://www.cleanipedia.com/id/kepedulian-lingkungan/sanitary-landfill.html. .

[3] Nindyapuspa, “Mengenal Sanitary Landfill.,” 2018. .

[4] Susianto, “Tempat Pemrosesan Akhir Sanitary Landfill,” 2017. https://eprints.umm.ac.id/36939/1/jiptummpp-gdl-tiyongkiad-51023-1-pendahul- n.pdf.

[5] Mayangkara, “Evaluasi Kebijakan Pengelolaan Sampah di TPA Gunung
Kabupaten Tuban.,” 2016. https://core.ac.uk/download/pdf/293642486.pdf.

[6] Pokia, “Tata Cara Pemilihan Lokasi TPA Sampah.” 2019, [Online]. Available: https://www.nawasis.org/portal/digilib/read/sni-03-3241-1994-tata-cara- pemilihan-lokasi-tempat-pembuangan-akhir-sampah/51438.
[7] Pokia, “Pengertian Geomembran.” 2019, [Online]. Available:
https://id.wikipedia.org/wiki/Geomembran.

[8] (2) Klopmart., “Cara Menghitung Bronjong.” 2022, [Online]. Available:
www.klopmart.com/article/detail/cara-menghitung-volume-bronjong.

[9] A. Samsul, “Pengertian, Fungsi Geomembram.” 2020, [Online]. Available: https://www.mutuutamageoteknik.co.id/apa-itu-pengertian-fungsi-geomembrane- hdpe/. .

[10] P. E. Prima, Pengertian Bronjong dan Cara Pemasangan di Lapangan. Jakarta,
2022.

[11] K. (8) Dekoruma, “Kupas Tuntas Bronjong Dari Penaham Longor Hingga Bagian
Arsitektur Rumah.” 2018.
[12] E. P. (7) Aprianto Albert, Analisa modulus elastisitas dalam memprediksi besarnya keruntuhan lateral dinding penahan tanah pada tanah lunak. .