Isi Artikel Utama

Abstrak

Perkembangan proyek konstruksi saat ini menjadi lebih kompleks dan rumit sehingga membutuhkan kecermatan pada perencanaan manajemen proyek. Keberhasilan ataupun kegagalan suatu proyek konstruksi dapat dikatakan te aku pada tiga hal, yaitu waktu, biaya, dan, mutu serta dapat terhindar dari adanya denda akibat keterlambatan penyelesaian proyek. Untuk menghindari adanya keterlambatan penyelesaian proyek, maka dilakukan upaya percepatan pelaksanaan proyek menggunakan metode Time Cost Trade Off dengan alternatif penambahan tenaga kerja. Metode yang digunakan yaitu dengan cara analisis peningkatan produktifitas harian pekerjaan sehingga nantinya berdampak pada berkurangnya waktu dan penambahan tenaga kerja, kebutuhan bahan, dan penggunaan alat sesuai dengan hasil perhitungan. Hasil dari analisis perhitungan yang didapat bahwa dengan alternatif yang digunakan membuat waktu pelaksanaan pekerjaan proyek dapat dipercepat dari waktu normal 514 hari kerja menjadi 484 hari kerja tanpa mengalami penambahan biaya, akibat dari pertukaran durasi crash dengan penambahan biaya pekerja, bahan, dan peralatan. Dengan nilai efektifitas waktu yang dihasilkan sebesar 0,33% dan efisiensi biaya 0% karena tidak ada penambahan biaya.

Kata Kunci

Percepatan Waktu Proyek Time Cost Trade Off

Rincian Artikel

Referensi

[1] H. A. Adi Nugroho, Yos Richard Beeh, “PERANCANGAN APLIKASI RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB),” J. Inform. VOL. 10, NO. 1, MEI 2009 10 -18, p. 11, 2009.
[2] P. A. K. P. Fransisko Yeremia Wohon, Robert J.M. Mandagi, “ANALISA PENGARUH PERCEPATAN DURASI PADA BIAYA PROYEK MENGGUNAKAN PROGRAM MICROSOFT PROJECT 2013,” J. Sipil Statik Vol.3 No.2, Februari 2015 ISSN 2337-6732, p. 141, 2015.
[3] A. S. MANDIYO PRIYO, “Analisis Percepatan Waktu Dan Biaya Proyek Konstruksi Dengan Penambahan Jam Kerja (Lembur) Menggunakan Metode Time Cost Trade Off : Studi Kasus Proyek Pembangunan Prasarana Pengendali Banjir,” Vol. 19, No. 1, 1-15, Mei 2016, p. 1, 2016.
[4] I. Yoni, I. Warsika, and I. Ketut Sudipta, “Perbandingan Penambahan Waktu Kerja (Jam Lembur) Dengan Penambahan Tenaga Kerja Terhadap Biaya Pelaksanaan Proyek Dengan Metode Time Cost Trade Off (Studi Kasus Proyek Pembangunan Gedung Instalasi Farmasi Blahkiuh),” J. Ilm. Tek. Sipil, vol. 17, no. 2, pp. 129–138, 2016.
[5] P. R. Nilasari, “Dengan Menggunakan Metode Geolistrik,” J. Pendidik. Fis. Indones. (Indonesian J. Phys. Educ., vol. 8, no. 1, pp. 1–5, 2012.
[6] Y. Malifa, “ANALISIS PERCEPATAN WAKTU DAN BIAYA PROYEK KONSTRUKSI MENGGUNAKAN METODE CRASHING,” J. Sipil Statik Vol.7 No.6 Juni 2019 ISSN 2337-6732, p. 681, 2019.
[7] I. Raharja, “Analisa Penjadwalan Proyek Dengan Metode Pert Di Pt. Hasana Damai Putra Yogyakarta Pada Proyek Perumahan Tirta Sani,” Bentang, vol. 2, no. 1, p. 262530, 2014.
[8] T. P. Armada, “Analisa Ekonomi Perbaikan Jalan Palembang – Betung Kab . Banyuasin Terhadap Nilai Kerugian Akibat Kemacetan,” vol. 2, no. 3, pp. 445–456, 2014.
[9] R. S. Alifen et al., “Analisa What If Sebagai Metode Antisipasi Keterlambatan Durasi Proyek,” Civ. Eng. Dimens., vol. 1, no. 2, pp. 103–113, 1999.
[10] J. E. Volume et al., “1,2, 3,” vol. 10, pp. 89–94, 2019.
[11] B. B. Setiawan, “ANALISIS PERTUKARAN WAKTU DAN BIAYA DENGAN METODE TIME COST TRADE OFF (TCTO) PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG DI JAKARTA,” J. Konstr. Vol. 4 Nomer 1 Desember 2012, p. 25, 2012.
[12] J. A. -, “Analisa Perbandingan Percepatan Penyelesaian Proyek Dengan Metode (Studi Kasus : Proyek Mercu Suar,Yogyakarta),” J. Ilm. Poli Rekayasa, vol. 14, no. 2, p. 49, 2019, doi: 10.30630/jipr.14.2.128.