Isi Artikel Utama

Abstrak

Kecelakaan lalu lintas merupakan peristiwa terjadinya suatu pergerakan lalu lintas yang dapat mengakibatkan resiko kecelakaan, sehingga mempengaruhi pada manusia sebagai pengendara. Adapun tujuan dari penulisan skripsi ini yaitu mengetahui lokasi dimana ruas rawan kecelakaan (black site), mengetahui adakah hubungan antara kondisi geometrik jalan terhadap terjadinya kecelakaan dan mengetahui faktor-faktor dominan penyebab kecelakaan. Hasil analisis yang didapat menunjukkan bahwa korban kecelakaan selama tiga tahun dengan lima kasus dan 16 orang korban kecelakaan pada tahun 2018 didapat 93,75%, pada tahun 2019 0%, tahun 2020  tiga kasus dan satu orang luka berat sehingga didapat persentase korban kecelakaan sebesar 6,25%. Hasil perhitungan lalu lintas harian rata-rata tahun 2021 sebesar 291,6 kend/jam. Dari hasil perhitungan alinyemen horizontal di dapatkan Tc 69,37 m dilapangan 58 m, Ec 32 m dilapangan 28 m, Lc 138,75 m dilapangan 84,17 m dari hasil perhitungan terdapat perbedaan yang signifikan. Perlengkapan jalan yang terdapat di tikungan Tanjakan Panganten belum terdapat rambu lalu lintas perhatian untuk tikungan serta belum terdapatnya penerangan jalan umum (PJU). Keadaan Geometri untuk Tanjakan Panganten cenderung memiliki tikungan tajam dan berbukit karena berada di daerah pegunungan Halimun sehingga menjadi faktor penyebab terjadinya kecelakaan. Langkah yang dapat dilakukan untuk meminimalisir kecelakaan diantaranya perbaikan kondisi perbaikan jalan, memperbaiki kondisi perlengkapan jalan, pagar pengaman, dan rutin cek kendaraan.

Kata Kunci

Geometrik Jalan Kendaraan Kecelakaan Lalu Lintas

Rincian Artikel

Referensi

[1] D. Jenderal and B. Marga, TATA CARA PERENCANAAN GEOMETRIK JALAN ANTAR KOTA DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM. 1997.
[2] A. Daerah Rawan Kecelakaan Lalu Lintas, M. Evelyn Bolla mgi, Y. A. Messah, and M. M. Bunga Koreh, “ANALISIS DAERAH RAWAN KECELAKAAN LALU LINTAS (STUDI KASUS RUAS JALAN TIMOR RAYA KOTA KUPANG),” J. Tek. Sipil, vol. II, no. 2, 2013.
[3] Asep Fahza dan Hera Widyastu, “2019,” Anal. Drh. rawan kecelakaan lalu lintas pada ruas jalan T. surabaya-gempol, p. 3, 2019.
[4] E. S. Program, S. Magister, and P. Matematika, Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika UMS. 2015.
[5] “04.KAPASITAS JALAN BEBAS HAMBATAN.”
[6] PUPR, Dasar-dasar Perencanaan Geometrik Ruas Jalan. Bandung, 2017.
[7] G. Jalan Perkotaan Badan Standardisasi Nasional BSN, “Standar Nasional Indonesia,” 2000.
[8] S. Rahmah, “13544-27439-1-SM(1),” Eval. TERHADAP PENGELOLAAN Park. TEPI JALAN UMUM DI Kaw. SIMPANG LIMA KOTA SEMARANG, 2016.
[9] M. E. B. ([email protected] com. 1), Y. A. M. 2), and M. M. B. K. 3), “ANALISIS DAERAH RAWAN KECELAKAAN LALU LINTAS (STUDI KASUS RUAS JALAN TIMOR RAYA KOTA KUPANG).” 2011.
[10] U. Enggarsasi and N. K. Sa’diyah, “faktor penyebab kecelakaan,” Kaji. TERHADAP Fakt. PENYEBAB KECELAKAAN LALU LINTAS DALAM UPAYA PERBAIKAN Pencegah. KECELAKAAN LALU LINTAS, 2017.
[11] K. Dan, B. Pd, D. Permukiman, and D. P. Wilayah, Penanganan lokasi rawan kecelakaan lalu lintas. .
[12] U. Syiah Kuala, A. DI PRIORITAS PENANGANAN DAN AUDIT KESELAMATAN JALAN PADA SEGMEN RAWAN KECELAKAAN KOTA BANDA ACEH DAN ACEH BESAR Fadli, and M. Isya, “Darussalam Banda Aceh 23111 2,3) Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik,” Univ. Syiah Kuala Jl. Tgk. Syeh Abdul Rauf, no. 7, 2311.
[13] PUPR, Perencanaan Perlengkapan Jalan. bandung, 2017.