Main Article Content

Abstract

Hidroponik adalah pengerjaan atau pengelolaan air sebagai media tumbuh tanaman tanpa menggunakan media tanah sebagai media tanam. Pada saat ini ada berbagai macam cara untuk mengakali lahan yang sempit menjadi sebuah lahan yang dipenuhi tanaman salah satunya adalah bercocok tanam dengan menggunakan teknik hidroponik. Akan tetapi masih banyak masyarakat yang masih awam dengan teknik tersebut karena sulitnya pencarian informasi tentang cara bercocok tanam dengan menggunakan teknik tersebut. Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi pada saat ini sangat mempengaruhi efisiensi dalam berbagai hal, yang tentunya akan memberikan kemudahan dalam memberikan sebuah informasi, seperti pada pengaksesan informasi tentang cara bercocok tanam dengan menggunakan teknik hidroponik. Metodologi yang digunakan untuk perancangan aplikasi cara bercocok tanam dengan menggunakan teknik hidroponik yaitu dengan menggunakan Rapid Application Development (RAD) sebagai salah satu pengembangan interaktif dalam penyampaian informasi tersebut. Adapun keunggulan yang didapat dalam penggunaan metode tersebut yaitu kecepatan, ketepatan, dan biaya yang relatif lebih rendah, serta melibatan pengguna secara langsung dalam setiap prosesnya, sehingga kebutuhan user dapat terpenuhi dengan baik. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari penelitian tersebut yaitu mampu mengatasi keterbatasan jumlah dan jenis sumber reverensi secara konvensional dapat diantisipasi dengan adanya aplikasi ini, serta seluruh informasi yang disajikan dalam aplikasi ini dibuat berdasarkan dengan cara yang sebenarnya dan diperkuat dengan adanya video tutorial, sehingga masyarakat dapat bercocok tanam sendiri dirumah.

Keywords

Bercocok Tanam Hidroponik Teknologi Informasi RAD

Article Details

How to Cite
[1]
A. D. Supriatna, D. D. S. Fatimah, and R. Geovani, “Perancangan Aplikasi Edukasi Cara Bercocok Tanam dengan Menggunakan Teknik Hidroponik Berbasis Web”, Jurnal Algoritma, vol. 19, no. 1, pp. 140-148, May 2022.

References

[1] R. A. Pratama, “Panduan Bercocok Tanam dengan teknik hidroponik,” 2014.
[2] Susilawati, Dasar – Dasar Bertanam Secara Hidroponik. 2019.
[3] N. G. K. Roni, “Tanah Sebagai Media Tumbuh Tanaman,” Bahan Ajar, p. 34, 2015.
[4] Emigawaty and M. Sobry, “ANALISIS EFEKTIVITAS PEMANFAATAN HOTSPOT DI UNIVERSITAS BINA DARMA (Studi Kasus Mahasiswa Manajemen Informatika),” pp. 1–14, 2003.
[5] A. O. Sari, A. Abdilah, and Sunarti, Web Programming. 2019.
[6] H. Harison, M. Putri, and W. Daratul, “Perancangan Aplikasi Bercocok Tanam Padi dan Cabe Kriting Berbasis Android,” J. Nas. Teknol. dan Sist. Inf., vol. 3, no. 2, pp. 306–312, 2017, doi: 10.25077/teknosi.v3i2.2017.306-312.
[7] D. Tresnawati and A. Fauzi, “Pengembangan Aplikasi Edukasi Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Berbasis Android,” pp. 298–304.
[8] D. Tresnawati, L. Fitriani, and H. Mubarok, “Pendekatan MDLC untuk Media Pembelajaran Pengenalan HIV/AIDS Berbasis Android,” J. Algoritm., 2021, doi: 10.33364/algoritma/v.17-2.354.
[9] D. D. S. Fatimah, D. Tresnawati, and A. Nugraha, “Media Pembelajaran Pengenalan Komponen Komputer Berbasis Multimedia Dengan Pendekatan Metodologi (R&D),” J. Algoritm., vol. 16, no. 2, pp. 173–180, 2020, doi: 10.33364/algoritma/v.16-2.173.
[10] Y. Parwati, “APLIKASI PANDUAN BERCOCOK TANAM KOPI KELOMPOK PEMUDA DESA BERBASIS ANDROID,” vol. 8, no. 5, p. 55, 2019.
[11] R. S. Pressman, Software Engineering A Prictitioner’s Approach Fourth Edition. The McGraw-Hill Companies, Inc, 2010.
[12] A. Ladjamudin, Analisis dan Desain Sistem Informasi. Yogyakarta: Graha Ilmu, 2015.