Isi Artikel Utama

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perceived usefulness, perceived ease of use, dan perceived trust terhadap behavioral intention dalam menggunakan Go-Pay di Kabupaten Garut. Dalam penelitian ini populasi yang digunakan sebagai sampel sebanyak 100 responden. Penulis menggunakan data primer yaitu dengan menyebarkan kuesioner terhadap pengguna Go-Pay di Kabupaten Garut dan melakukan wawancara terhadap pengguna Go-Pay serta Psikolog. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method dan teknik pengumpulan data yang digunakan penulis adalah studi kepustakaan, kuesioner, dan penelitian lapangan, sedangkan teknik pengolahan data yang digunakan penulis adalah analisis regresi linier berganda dan koefisien determinasi dengan bantuan software SPSS (Statistical Package Social Science) versi 23. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis menunjukkan bahwa perceived usefulness dan perceived ease of use terhadap behavioral intention dalam menggunakan Go-Pay di Kabupaten Garut memiliki pengaruh yang siginifikan dimana pengguna merasakan manfaat yang cukup banyak dari menggunakan Go-Pay, tetapi untuk perceived trust terhadap behavioral intention dalam menggunakan Go-Pay di Kabupaten Garut tidak memiliki pengaruh yang signifikan bahwa pengguna akan kembali menggunakan Go-Pay dalam transaksinya.

Kata Kunci

Behavioral Intention Perceived Ease of Use Perceived Usefulness Perceived Trust Behavioral Intention Perceived Ease of Use Perceived Usefulness Perceived Trust

Rincian Artikel

Cara Mengutip
[1]
N. S. Suseno, D. C. Ingawan, dan I. Rosmayati, “Identifikasi Behavioral Intention dengan Pendekatan Technology Acceptance Model: Studi Kasus pada Pengguna Go-Pay di Kabupaten Garut”, Jurnal Algoritma, vol. 18, no. 1, hlm. 292–301, Nov 2021.

References

Read More